Situs Resmi Yayasan karya Cipta Sukuraga

Kesenian Sukuraga

Kesenian Sukuraga merupakan kesenian khas Sukabumi yang memadupadankan seni rupa, musik, teater, serta seni sastra sehingga bercita rasa khas, maka lahirlah Wayang Sukuraga dan Kudu Leumpang. Wayang Sukuraga adalah buah karya dari Effendi yang biasa disapa Fendi Sukuraga seorang seniman asli Sukabumi. Suku adalah bagian atau anggota, Raga adalah tubuh atau badan. Jadi Sukuraga adalah anggota badan, diantaranya yaitu: Mata, Hidung, Mulut, Telinga ,  Kaki, Tangan , Lingga dan Yoni para sukuraga   itulah yang  menjadi tokoh-tokoh dalam Wayang Sukuraga.

Kesenian Sukuraga lahir dari proses perkembangan  lukisan – lukisan karya Kang Fendi yang pada tahun 1995 lukisan-lukisan Suku Raga dengan tema “Peran-peran” pertama kali dipamerkan di luar negeri yaitu di Shah Alam Malaysia, di Gallery Kajian Seni Lukis dan Seni Reka Institut Teknologi Mara Malaysia. Wayang Sukuraga sering juga dipentaskan di acara-acara bertaraf nasional maupun internasional, baru-baru ini Wayang Sukuraga dipentaskan di Bandung pada acara Gunungan International Mask and Puppets Festival 2013.

Sejak tahun bulan Nopember 2001 berdirilah Yayasan Karya Cipta Sukuraga Sebagai upaya payung hukum atas karya karya penciptaan yang berkaitan erat dengan kesenian Sukuraga, khususnya terhadap karya karya proses penggalian dan pengembangan kesenian Sukuraga yang diciptakan oleh Effendi atau biasa disapa Fendi Sukuraga.

Seiring berjalannya waktu Wayang Sukuraga dan Kudu Leumpang menjadi sorotan berbagai pihak karena keunikannya, dengan bentuk tokoh wayang-wayangnya yang unik serta makna filosofisnya yang mencakup aspek relijiusitas yang mendalam.

 

 

Yayasan Sukuraga

.

YAYASAN KARYA CIPTA SUKURAGA 2001