Situs Resmi Yayasan karya Cipta Sukuraga

Yayasan Sukuraga

 

Perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan di Indonesia telah berkembang pesat sejalan dengan kemajuan pengetahuan dunia, ini terbukti hasil karya bangsa Indonesia mengalami kolaborasi dengan pengetahuan yang tercipta sekarang ini. Indonesia yang beraneka ragam budaya seperti yang dimaksud dalam “Bhineka Tunggal Ika” menunjukkan latar belakang bangsa yang sesungguhnya, yang mana di dalamnya terkandung nilai-nilai kreativitas dan kepribadian bangsa yang patut dihargai sepanjang masa. Bentuk perlindungan dan penghargaan terhadap hasil karya bangsa sendiri adalah merupakan modal dasar kemajuan suatu bangsa untuk menghormati hak-hak kekayaan intelektualnya. Mengenai bentuk perlindungan dan penghargaan terhadap penciptaan hasil karya di Indonesia masih menjadi polemik, karena banyak masyarakat yang belum mengerti bagaimana cara melindungi hasil karyanya. Hal inilah yang mendorong kita bagaimana membuka wawasan kepada masyarakat umum untuk lebih sadar bahwa suatu hasil karya membutuhkan perlindungan secara hukum. Ironis, memang disaat bangsa mulai berkreasi dan berinovasi secara nasional maupun internasional, masih didapatkan plagiarisme hasil karya budaya bangsa Indonesia yang diklaim oleh bangsa lain, bagaimanakah  menyikapi hal ini?.  Haruskah kita tegas saja atau tidak berbuat apa-apa?. Menjawab hal ini, generasi muda dituntut untuk membentuk suatu lembaga  yang nantinya dapat mendorong untuk terus mencipta, mengembangkan, juga melindungi  kreativitas sebagai suatu hasil karya yang dihargai.

Maka pada bulan November 2001 . seorang pelukis yang bernama Effendi di Sukabumi mengajak rekan dan saudaranya mendirikan Yayasan Karya Cipta Sukuraga atau Yayasan Sukuraga untuk legalisasi hak-hak penciptaan karya Effendi seperti: lukisan-lukisan yang bertema dan berbentuk figur-figur Sukuraga (Anggota Badan), serta bentuk-bentuk kesenian lain yang khas dan orsinil karya cipta Effendi; baik karya yang berbentuk dua dimensi, tiga dimensi atau berupa seni pertunjukan dan musik.

Dengan didirikannya Yayasan Karya Cipta Sukuraga/ Sukuraga Foundation selain bertujuan untuk membantu hak-hak penciptaannya, Effendi berharap dapat memotivasi teman-temannya untuk menciptakan karya-karya baru dan mendokumentasikan proses-proses penciptaannya kemudian dicatat di Yayasan Karya Cipta Sukuraga. Bahkan kini Effendi telah menciptakan bermacam karya untuk industri kreatifnya, seperti batik Sukuraga, Wayang Sukuraga, dan kesenian Kudu Leumpang, yaitu sejenis kuda lumping namun tidak berbentuk kuda tetapi berbentuk hewan yang kepalanya kaki manusia.

Yayasan ini terus mendorong keberhasilan dan memotivasi rekan, saudara, serta anak-anak didiknya/ generasi muda; mereka yang selalu aktif berada di Padepokan dan Galerinya agar terus melahirkan karya-karya inovasinya. Effendi sebagai pencipta kesenian Sukuraga yang juga sebagai Direktur Yayasan Sukuraga kini lebih dikenal dengan nama Fendi Sukuraga. Kini beliau sedang merintis:

“KAMPUNG SUKURAGA”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

YAYASAN KARYA CIPTA SUKURAGA 2001